Tampilkan postingan dengan label SEPUTAR SEKOLAH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SEPUTAR SEKOLAH. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 Desember 2009

LIGHT..........OUR BULLETIN !!

Berawal dari sebuah keprihatinan..........
Kenapa orang selalu terfokus pada kelemahan yang ada ?
Kenapa mereka hanya memandang sebelah mata ?
Kenapa sekolahku cuma jadi korban berita ?
........
Walau aku cuma orang baru di sekolah tempatku bekerja
Aku mencoba membaca dengan mata batinku
Aku mencoba mendengar denga telinga batinku
Aku mencoba menjelajah jiwa anak-anak didikku
....
Kupercaya.......mereka adalah generasi yang amat istimewa
Mari.......
Mari kita ciptakan sejarah tentang diri kita
Jangan pernah mau menjadi "korban sejarah"
seorang tokoh dunia pernah berkata begini :
" SATU-SATUNYA YANG KITA PELAJARI DARI SEJARAH ADALAH : BAHWA KITA TAK PERNAH BELAJAR DARI SEJARAH ITU SENDIRI "

...
Kita tahu, kita berada dalam keterbatasan
Tapi, sanggupkah kita "muncul" menjadi pionir dalam kondisi keterbatasan ini
Aku percaya....kalian mampu ! Kita mampu!
Kita tak bisa bekerja sendiri :
Buktikan......Bulletin LIGHT kita adalah salah satu penoreh sejarah sekolah kita :
SMA NEGERI 1 LEMAHABANG CIREBON

(kubangga pada kalian semua : kru redaksi LIGHT !)

Sabtu, 17 Oktober 2009

Belajar Menjadi Pendengar yang Baik

Menjadi manusia yang tugasnya diwarnai dengan bicara, bicara, dan bicara....tentu bukan hal yang mdah jika kemudian harus berperan menjadi pendengar. Apalagi menjadi pendengar yang baik. Tahun-tahun dalam hidupku kulalaui dengan bicara yang kuharapkan apa yang kuucapkan itu didengar oleh orang lain. Terutama anak-anak didikku.
Maka dengan dalih itu adalah tugas utamaku, dan mereka akan menjadi anak yang baik, maka ini doktrinku : dengar apa yang kukatakan. Apa yan kudapat ? Mungkin.....mungkin saja ada, bahkan banyak. Tapi, mengapa aku tak dapatkan bahagia dari sikap yang kupilih itu ? Bila aku selalu ingin didengar, apakah mereka berbeda denganku ? Apakaha mereka cuma ingin mendengar?
Tidak.
Aku harus berubah. Aku mau menjadi pendengar yang baik buat mereka : anak-anak didikku. Aku mau mereka menghampirikiku, aku senang mereka menyapaku, aku bahagia mereka tersenyum padaku, aku teramat tersanjung saat mereka menaruh kepercayaan padaku. Ku diam dan memposisikan diriku sebagai sahabat hati bagi mereka. Kudengar semua keluhnya, gembiranya, kejengkelannya, kemarahannya, luka hatinya........kuterima semua yang mereka tumpahkan padaku. Biar, biarkan mereka puas menyalurkan segala warna di hatinya.
Solusi ? Ternyata tidak. Mereka kerap tak butuh solusi.
Anak-anakku cuma ingin didengar. Hanya itu. Dan mereka sampaikan padaku : I LOVE YOU, MOM !
Do you know how m feel ? Sure.............I AM VERY....VERY...HAPPY. I love you , too !

Sabtu, 10 Oktober 2009

SAHABAT

Sahabat.....terasa begitu berarti kala hati terluka
Sahabat.....terasa betapa sarat makna ketika hati bahagia
bila tiba-tiba, sahabat tak lagi menyapa, tak lagi tersenyum, tak lagi rentangkan hatinya
mengapakah....
sedangkan segenap kasihku tlah kuberikan untuknya
adakah aku melukai hatinya ?
adakah aku sengaja meninggalkannya ?
...
kesendirian.....kesendiria
nku dalam keriuhan canda
kepiluan.....serasa meggores perih sudut-sudut hatiku
pada siapa kutumpahkan segala rasa ?
pada siapa butiran bening ini mesti kusampaikan ?
....
Kemarilah, anakku....putriku sayang
Kuhanya mampu peluk segenap luka, duka dan pedih hatimu
Senyum tulusku, semoga mampu basuh sepimu...Tersenyumlah !
(it's special for : my sweet heart "a-n-a")

SELAMAT JALAN, BAPAK.....

Tenang, sejuk, tak lepas dari senyum
Kadang aku malu
Karena semangatku, tak mampu menyamai semangatnya
Kerap aku hanya bisa terdiam
karena kebersahajaannya

Mengusap batin anak-anak yatim
Membuat hati mereka meresa disayang
Menyantuni mereka.....dengan penuh kasih dan tulus hati
Kuingin seperti itu
Berikan aku kemampuan ya Allah...

Bapak...
Kau pergi tinggalkan kami semua
Kau pergi tuk kembali pada sangPencipta
Semoga Allah memuliakanmu di sisiNYA...

(In memoriam, Bapak H. sufri efendy,Kamis 8 Oktober 2009)